Hadiah Sastra Rancagé

rancage

Hadiah Sastra Rancage merupakan hadiah yang diberikan kepada sastrawan yang dianggap berjasa dalam mengembangkan sastra daerah. Hadiah Sastra Rancage ini dipelopori oleh sastrawan Ajip Rosidi dan kawan-kawannya sebagai bentuk keprihatinan atas pengarang sastra Sunda saat itu. Rancagé sendiri artinya ‘kreatif’ yang diambil dari bahasa Sunda. Hadiah Sastra Rancage pertama kali diselenggarakan pada tahun 1989 untuk karya sastra Sunda yang dianggap terbaik.  Continue reading

Advertisements

Bincang-Bincang: Suka Duka Jadi Anak Kembar

Terlahir menjadi anak kembar adalah anugerah tersendiri. Siapa yang tidak bangga kita punya duplikat orang yang benar-benar mirip, tidak hanya dari segi wajah, tapi juga sifat. Di suatu kesempatan, saya bertemu dengan dua orang perempuan yang memiliki wajah sama alias kembar. Tidak ada satu pun yang berbeda dari mereka mungkin karena saya baru melihatnya. Berikut sedikit bincang-bincang saya, bagaimana suka duka menjadi anak kembar.

Image_81c6319
Si Kembar Ria dan Ari (dok/dn)

Continue reading

Kenapa Kita Cenderung Lari ke Arah Kiri?

track
Sumber: gettyimages

Pernahkah kita menyadari saat sedang berlari keliling lapangan, kita cenderung memutar arah kiri atau berlawanan arah jarum jam? Walaupun tidak jarang ada yang berlari ke arah kanan, tapi memutar ke arah kiri lebih banyak dilakukan secara tidak sadar. Misalnya lintasan atletik yang memutar ke arah kiri pelari. Di mana tubuh bagian kiri lebih dekat dengan sumbu lintasan. Continue reading

Kain Gringsing, Antara Bisnis dan Tradisi

Desa Tenganan merupakan salah satu desa Bali Aga yang terletak di Kecamatan Manggis, Kabupaten Karangasem. Status desa Bali Aga merupakan daerah yang masih melestarikan pola hidup yang diwariskan nenek moyang mereka. Masyarakat Desa Tenganan masih mempertahankan undang-undang adat atau ­awig-awig, dan tidak tergerus oleh perkembangan jaman.

Struktur bangunan dan rumah di desa yang berjarak kurang lebih 45 kilometer dari ibukota Denpasar ini masih sangat tradisional. Bangunan semi permanen menghiasi sepanjang pekarangan, tapi saat masuk ke dalam rumah salah satu warga, interiornya sudah modern. Jalan di desa ini hanya menggunakan batu-batu besar dan kontur tanah yang berundag. Orang yang berkunjung ke Desa Tenganan ini seperti dibawa ke potret Bali masa lampau. Continue reading

Pekan Sastra: Wadah Apresiasi Sastra bagi Generasi Muda

13139023_1709854815960858_3416819596831898561_n
Penampilan peserta Lomba Baca Puisi (Facebook Pekan Sastra)

Bicara tentang sastra, pemikiran orang-orang pada umumnya akan cenderung membayangkan tentang puisi, novel, drama, dan karya-karya prosa. Tentu pemikiran tersebut tidaklah salah, begitu pun pandangan masyarakat perihal sastra itu erat kaitannya dunia tulis menulis. Namun, bukan berarti sastra melulu hanya berurusan dengan kertas dan pena di atas meja. Seni dalam sastra sepatutnya diberi ruang untuk berkreativitas. Continue reading