Pekan Sastra: Wadah Apresiasi Sastra bagi Generasi Muda

13139023_1709854815960858_3416819596831898561_n
Penampilan peserta Lomba Baca Puisi (Facebook Pekan Sastra)

Bicara tentang sastra, pemikiran orang-orang pada umumnya akan cenderung membayangkan tentang puisi, novel, drama, dan karya-karya prosa. Tentu pemikiran tersebut tidaklah salah, begitu pun pandangan masyarakat perihal sastra itu erat kaitannya dunia tulis menulis. Namun, bukan berarti sastra melulu hanya berurusan dengan kertas dan pena di atas meja. Seni dalam sastra sepatutnya diberi ruang untuk berkreativitas.

Ruang bagi penikmat sastra laiknya diberi perhatian khusus, selain untuk melestarikan sastra yang mana gaungnya masih minim di masyarakat. Melihat situasi tersebut, Himpunan Mahasiswa Program Studi Sastra Indonesia, Fakultas Sastra dan Budaya, menggelar acara Pekan Sastra guna mengakomodasi kreativitas bagi mereka yang tertarik di bidang sastra. Acara ini menjadi agenda rutin setiap tahun dari mahasiswa Sastra Indonesia. Pekan Sastra dihelat untuk memperingati kematian Chairil Anwar, di samping itu, esensi dari rangkaian acara ini adalah untuk memperlebar sayap sastra itu sendiri.

Antusiasme yang tinggi itu terlihat pada acara Pekan Sastra 2016 yang digelar tanggal 3-7 Mei di Auditorium Widya Sabha Mandala, Fakultas Sastra dan Budaya. Adapun kategori yang diperlombakan meliputi Lomba Baca Puisi tingkat SMP dan SMA, Lomba Monolog, dan Lomba Dramatisasi Puisi. Juri yang ditunjuk pun bukan nama sembarangan, mereka adalah figur-figur sudah lama malang melintang di dunia seni sastra. Selama lima hari tersebut, peserta saling memberikan yang terbaik untuk memikat hati juri dan sekaligus untuk menghibur penonton yang memenuhi ruang audit. Tepuk tangan dan sorak sorai penonton bergemuruh silih berganti kala peserta selesai menampilkan aksinya.

13177372_1710330125913327_4207506253748849051_n
Salah satu penampilan peserta Lomba Monolog (Facebook Pekan Sastra)

Perhelatan acara Pekan Sastra dari tahun ke tahun terus meningkat, mulai dari jumlah peserta maupun jenis lomba. Sebagai acara bergengsi dari Sastra Indonesia, gelaran ini patut terus diadakan dan ditingkatkan dari berbagai faktor teknis dan non-teknis. Adapun sasaran umum untuk peserta di Pekan Sastra adalah mereka yang masih duduk di bangku menengah. Selain juga untuk sarana promosi dari kampus itu sendiri. Generasi muda diharapkan tidak lupa akan sastra sebagai cerminan hidup di masyarakat.

Adanya acara Pekan Sastra ini diharapkan bisa menjadi wadah bagi mereka yang tertarik mengembangkan kemampuannya di ranah seni sastra. Di samping juga bertujuan untuk terus melestarikan dan membangkitkan semangat anak muda. Usaha ini juga untuk menumbuhkembangkan sastra di masyarakat, agar tidak sekadar selayang pandang. Adapun sastra hidup dalam masyarakat itu sendiri. Slogan “Memasyarakatkan sastra dan mensastrakan masyarakat” itu benar adanya dan dapat diwujudkan dengan rutin menyelenggarakan acara yang berkaitan dengan seni sastra.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s